Bicara Musik

Tashoora
  • By : admin
  • 27 July 2020

Tashoora

Muda, kritis, dan bertalenta

 

Tiga kata tersebut menggambarkan grup musik Tashoora dari Yogyakarta. Lagu-lagunya bukan menggambarkan tentang percintaan, melainkan kritik sosial yang cukup berani. Kini, Tashoora terdiri dari Dita Permatas (Akordeon, Kibor, Vokal), Gusti Arirang (Bas, Vokal), Mahesa Santoso (Drum), Danang Joedodarmo (Gitar, Vokal) Danu Wardhana (Violin, Vokal) dan Sasi Kirono (Gitar, Vokal).

Mereka terbentuk sejak tahun 2016, seiring berjalannya waktu formasi pun terus berubah. Awalnya, ide terbentuk grup musik ini diprakarsai oleh Danu Wardhana. Ia mengajak Dita Permatas untuk membuat grup musik baru. Sebelumnya, Danu menjadi additional di grup musik folk-pop milik Dita yakni Tik! Tok!.

Kemudian, ide ini berkembang hingga mereka mengajak Andru Abdullah beserta Danang Joedodarmo untuk mengisi Bas. Mereka mengaransemen ulang lagu Libertango yang diciptakan oleh Astor Piazzolla. Proses rekamannya dilakukan di studio milik Sasi Kirono.

Setelah itu, mereka merekam lagu Desember untuk didaftarkan ke album kompilasi Tribute to ERK. Ternyata, keberuntungan menghampiri mereka karena karyanya berhasil terpilih. Akhrnya, mereka memberi nama grup ini “Tashoora” yang mana merupakan studio tempat mereka berlatih dan berkumpul bernama Tasura Studio.

Pada tahun 2017,  Andru tidak lagi bergabung dengan Tashoora, lalu digantikan oleh Gusti Arirang mengisi Bas dan Vokal. Gusti merupakan putri sulung dari almarhum Djaduk Ferianto, aktor, sutradara, seniman musik legendaris kelahiran Yogyakarta. Ia menjadi satu-satunya anak yang mengikuti jejak musik sang ayah. Pada periode ini, lagu-lagu yang dikerjakan olehnya pada sesi workshop di antaranya adalah: Tatap, Terang, Ruang dan Tamari yang belum rilis.

Formasi Tashoora bertambah dengan adanya Mahesa Santoso yang mengisi drum, dan dua additional lain. Panggung pertama yang mereka jajali ialah sebuah acara musik di rooftop teman Danang, ia hanya membantu proyek temannya itu. Setelah itu, mereka langsung melanglang buana ke berbagai acara musik yakni Ngayogjazz 2017, Soundsations 2017, Java Jazz 2018 dan ArtJog 2018.

Karya pertama mereka berbentuk mini album bertajuk Ruang yang direkam secara langsung dengan menyelenggarakan showcase yang mengundang beberapa penonton seperti media, teman-teman, dan keluarga terdekat personel. Acara ini diberi nama ‘Ruang Pertama Tatap Muka’ dan bertempat di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Yogyakarta pada Oktober 2018.

Setahun kemudian, Tashoora meluncurkan single Hitam yang menceritakan proses eksekusi hukuman mati di Indonesia. Seperti EP Ruang, dalam single ini mereka bekerja sama dengan Degup Detak Records (Yogyakarta) dan Juni Records (Jakarta). Bersamaan dengan dengan peluncuran single tersebut, grup musik ini terpilih sebagai “Spotify Early Noise 2019 Featured Artist”.

Sukses dengan Hitam, Tashoora meluncurkan lagu Surya. Tak lama dari itu, mereka mengejutkan penggemarnya dengan merilis album Hamba Jaring Cahaya, Hamba Bela Gelapnya. Album ini berisi sembilan trek yang di beberapa lagunya berkolaborasi dengan musisi lain seperti .Feast, Gardika Gigih, dan Rubah di Selatan.

Tashoora pun memiliki formasi yang lebih sedikit pada debut album ini karena yang tersisa hanya Danang, Gusti, dan Dita. Lalu, ada Ikhwan Hastanto yang bergabung. Tahun 2020, Tashoora mengeluarkan single bertajuk Sintas yang menjadi soundtrack serial dokumenter “The Invisible Heroes” oleh Narasi dan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Universitas Paramadina. Penyintas yang diceritakan dalam album ini bukan hanya konflik perang saja, melainkan ada diskriminasi rasial, konflik gender dan kelas, bencana alam, body-shaming, sampai perundungan.

 

BIODATA

Nama Grup                   : Tashoora

Nama Anggota           : Dita Permatas, Gusti Arirang, Danang Joedodarmo, Ikhwan Hastanto

Asal                                 : Yogyakarta

Genre Musik                : Alternative Pop, Folk Alternative

Tahun Aktif                     : 2016 – Sekarang

Label Rekaman             : Juni Records, Degup Detak Records

 

Source :

https://www.mldspot.com/scoop/mengenal-lebih-dekat-band-asal-yogyakarta-tashoora

https://matamatamusik.com/tashoora-pengembus-angin-perubahan-mmm-artist-of-the-month/

http://www.provoke-online.com/index.php/music/musictalk/21471-cerita-menarik-di-balik-perjalanan-musik-tashoora

 

Simak profil artis lainnya pada situs Bicara Musik!