Bicara Musik

Koil
  • By : admin
  • 25 February 2019

Koil

Membahas genre rock di Indonesia rasanya tidak akan pernah lengkap tanpa menyinggung Koil. Band yang terbentuk di Bandung pada tahun 1993 ini memang melegenda dan masih punya banyak fans militan di luar sana. Meski perjalanan mereka tidak bisa dibilang mulus pada awal-awal karir bermusiknya, kini Koil telah berhasil mengibarkan namanya di belantika musik tanah air.

Koil terbentuk dengan lima orang personel yang saat itu masih berdomisili di Bandung. Kelimanya adalah R.M. Julius “Otong” Aryo Verdijantoro (vokal, gitar), R.M. Donnijantoro (gitar, backing vocal), Leon Ray Legoh (drum), F.X. Adam “Vladvamp” Joswara (bass, backing vocal, synthesizer), dan Ibrahim Nasution (gitar, bass). Perjalanan musik mereka diawali dengan merilis materi rekaman bertitel From Nowhere di tahun 1994.

Materi rekaman tersebut mulai digarap serius dan rilis pada tahun 1996. Meski setelah merilis mini album pertama cukup produktif, namun Koil memutuskan hubungan mitra dengan label rekaman saat itu, Project Q. Di tahun 2001, akhirnya Koil membentuk label rekaman sendiri dengan nama Apocalypse.

Pada masa-masa inilah Koil mulai memperlihatkan gaya bermusik yang benar-benar khas mereka. Stage act yang ditampilkan Koil saat perform dianggap sangat menarik. Mulai dari penggunaan item berbahan kulit, dominasi warna hitam untuk wardrobe, hingga membakar gitar Flying-V yang sering dilakukan sang frontman.

Walaupun sering merilis single, berkolaborasi dengan musisi lain, dan perform, Koil butuh waktu cukup lama untuk menelurkan full album. Setelah album Koil pada 1996, mereka baru rilis album baru yang berjarak waktu lima tahun. Album Megaloblast rilis tahun 2001 dengan single andalan Mendekati Surga.

Untuk mendekati pasar yang lebih luas, pada tahun 2003 akhirnya Koil menandatangani kontrak dengan label rekaman nasional, Alfa Records. Di tahun yang sama, mereka merilis ulang album Megaloblast dengan tambahan video klip untuk single berjudul Kita Dapat Diselamatkan serta Dosa INI Tak Akan Berhenti.

Rock umumnya dikenal sebagai genre idealis yang punya banyak pakem. Namun, Koil bisa dibialang cukup fleksibel dan adaptatif dalam menghadapi perkembangan zaman. Buktinya di tahun 2007 mereka merilis album digital Backlight Shines On. Album ini dirilis via internet dan bebas diunduh oleh para penggemar. Koil juga mulai memasukkan nuansa synthesizer pada musik mereka kala itu.

 

Biodata

Nama                                 : Koil

Nama Personel                : M. Julius “Otong” Aryo Verdijantoro (vokal, gitar), R.M. Donnijantoro (gitar, backing vocal), Leon Ray Legoh (drum), dan F.X. Adam “Vladvamp” Joswara (bass, backing vocal, synthesizer)

Mantan Personel            : Ibrahim Nasution (gitar, bass)

Asal                                   : Bandung

Genre Musik                   : Rock, Industrial Rock

Tahun Aktif                     : 1993 – sekarang

Perusahaan Rekaman   : Nagaswara

Website                            : www.koil.tv

 

Sources

www.koil.tv

megaloblast.blogspot.com

deathrockstar.info/koilblacklight