Bicara Musik

FSTVLST
  • By : admin
  • 25 February 2019

FSTVLST

Grup musik rock yang awalnya bernama Jenny ini berganti menjadi FSTVLST (dibaca: Festivalist) setelah ditinggal hengkang oleh dua personelnya; Anish Setiadji dan Arjuna Bangsawan. Perubahan nama pada grup band Jenny yang sudah ada sejak tahun 2003 ini menjadi sebuah penghormatan untuk mantan dua rekannya. Selama menggunakan nama Jenny, satu album berjudul Manifesto berhasil dilepas ke pasaran pada tahun 2009 serta dua single Hujan Mata Pisau dan Hari Terakhir Peradaban di tahun 2011.

Meski terjadi perombakan pada personelnya, tak membuat band asal Yogyakarta ini kehilangan kualitas bermusiknya. Terbukti dengan penobatan album HITS KITSCH yang dirilis tanggal 3 September 2014 dan menjadi salah satu dari 20 Album Terbaik Indonesia versi Majalah Rolling Stones edisi Januari 2015.

Dalam setiap penampilannya, FSTVLST selalu memadukan seni visual dengan musik dan lagu yang mereka bawakan. Hal ini karena FSTVLST memiliki konsep almost rock barely art. Selain itu, menurut sang vokalis Farid Stevy Asta, genre yang mereka usung sebenarnya bukan benar-benar rock, tetapi tidak bisa juga disebut alternative. Akhirnya, mereka menamai sendiri genre musik mereka dengan almost rock barely art.

Ketenaran mungkin bukan menjadi tujuan dari FSTVLST. Mereka tidak pernah menganggap penggemar sebagai orang yang ada di bawah dan memuja-muja mereka. Sebaliknya, mereka menganggap fans sebagai teman cerita dan berbagi kisah. Kesetaraan dengan penggemar adalah hal yang sangat dijunjung tinggi oleh para personlel FSTVLST.

Bukti penghormatan mereka terhadap para penggemarnya ditujukkan melalui penggunaan lambang “=” yang menunjukkan derajat sama antara musisi dan fansnya. Julukan yang diberikan FSTVLST untuk pencinta musiknya adalah Festivalist. Sama dengan nama grup, namun beda di penulisannya saja.

Setiap karya ciptaan FSTVLST selalu puitis dan memiliki makna yang mendalam. Misalnya saja penggalan lirik pada lagu Menangisi Akhir Pekan:

“Satu yang terakhir dari tujuh saatnya tanggalkan baju perangku, satu yang terakhir dari tujuh saatnya sandarkan tubuh lelahku, satu yang terakhir dari tujuh saatnya tumpahkan keluh kesahku.”

Lagu tersebut memiliki arti bahwa hari Minggu hendaknya digunakan sebagai waktu untuk melepas penat serta beristirahat dari kesibukan di enam hari sebelumnya.

 

Biodata

Nama grup                                             : FSTVLST

Nama personel                                     : Farid Stevy Asta, Roby Setiawan, Humam Mufid Arifin, Danish

Wisnu Nugraha, Rio Faradino

Asal                                                          : Yogyakarta, Indonesia

Genre musik                                           : Rock, alternative

Tahun aktif                                             : 2003 – sekarang

Perusahaan rekaman                           : Self released

Website                                                    : –

 

Sources

https://id.wikipedia.org/wiki/FSTVLST

http://www.lorongmusik.com/2017/04/biografi-fstvlst.html

https://www.kompasiana.com/muhammadjazariichsan/552e0c716ea8343b2a8b45a6/akhirnya-lirik-lagu-fstvlst-pun-dibedah