Bicara Musik

[Kilas Balik] Frank Zappa Tutup Usia
  • By : Fachrul Adcha
  • 4 December 2017

[Kilas Balik] Frank Zappa Tutup Usia

FZ

Bicaramusik.id – Frank Zappa yang lahir di Baltimore, Maryland pada 1940, saat kecil sering sakit seperti menderita asma, sakit telinga dan masalah sinus.

Seorang dokter merawat sinusitis-nya dengan memasukkan pelet radium ke dalam setiap lubang hidung Zappa. Pada saat itu, sedikit yang diketahui tentang bahaya potensial dari sejumlah kecil radiasi terapeutik.

Dan sejak itu mengklaim bahwa pengobatan radium nasal memiliki hubungan kausal dengan kanker, tidak ada penelitian yang memberikan bukti yang cukup signifikan untuk mengkonfirmasi hal ini.

Frank Zappa bergabung dengan band pertamanya di Mission Bay High School di San Diego sebagai drummer.

Pada saat yang sama, orang tuanya membeli sebuah phonograph, yang membantu mengembangkan minatnya terhadap musik, dan untuk membangun koleksi rekamannya.

Di Antelope Valley High School, Frank Zappa bertemu dengan Don Vliet (yang memiliki nama panggung Captain Beefheart).

Frank Zappa dan Don Vliet menjadi teman dekat, saling berbagi minat dalam rekaman R & B dan saling mempengaruhi musik sepanjang karir mereka.

[inlineAds]

Pada waktu yang sama, Frank Zappa mulai bermain drum di sebuah band lokal bernama Blackout.

Band ini terdiri dari beragam rasial, termasuk Euclid James “Motorhead” Sherwood yang kemudian menjadi anggota Mother of Invention.

Frank Zappa tertarik pada gitar, dan pada tahun 1957 ia mendapat instrumen gitar pertamanya.

Pengaruh awal Frank Zappa adalah Johnny “Guitar” Watson, Howlin ‘Wolf dan Clarence “Gatemouth” Brown, (Pada 1970-an/1980an, Zappa mengundang Watson untuk tampil di beberapa album.)

Frank Zappa menganggap bermain solo sebagai padanan untuk membentuk “karya di udara” dan mengembangkan gaya eklektik, inovatif disertai kepribadian yang tinggi.

Pada tahun 1990, Frank Zappa didiagnosis menderita kanker prostat stadium akhir. Penyakit ini telah berkembang tanpa disadari selama sepuluh tahun dan dianggap tidak dapat dioperasi.

Setelah diagnosis, Frank Zappa mencurahkan sebagian besar energinya ke orkestra modern dan karya Synclavier.

Sesaat sebelum kematiannya pada tahun 1993, Frank Zappa menyelesaikan Peradaban Phaze III, sebuah karya Synclavier utama yang telah dimulai pada tahun 1980-an

Frank Zappa tutup usia, setelah melalui pertempuran panjang melawan kanker prostat pada 4 Desember 1993, hanya 18 hari sebelum ulang tahunnya yang ke-53 di rumahnya bersama istri dan anak-anaknya di sisinya.

Pada upacara pemakaman pribadi keesokan harinya, mayatnya dimakamkan di Westwood Village Memorial Park Cemetery, di Los Angeles tanpa ada batu nisannya.

Fase umum musik Frank Zappa dikategorikan beragam warnanya seperti experimental rock, jazz, classical, avant-pop, experimental pop, comedy rock, doo-wop, jazz fusion, progressive rock, electronic, proto-prog, avant-jazz, dan psychedelic rock.

[relatedPosts]