Bicara Musik

Indonesia Rising Gandeng 88rising Lahirkan Finalis ICINC
  • By : admin
  • 27 September 2019

Indonesia Rising Gandeng 88rising Lahirkan Finalis ICINC

Bicaramusik.id – Indonesia Creative Incorporated (ICINC) adalah program dari BEKRAF yang bertujuan untuk membawa lebih banyak musisi Indonesia ke ekosistem pasar musik global melalui sub-programnya Indonesia Rising. Berkolaborasi dengan 88rising, subprogram Indonesia Rising telah melalui tahap talent development dimana keempat finalis ICINC yaitu Arta, Devinta Trista, Monéva dan cellosux, menerima berbagai macam pelatihan di Los Angeles, California dan lagu debut mereka dapat didengarkan di berbagai layanan musik seperti Spotify, Apple Music, JOOX, dll (20/9).

Amanta Artadhia Siregar, yang lebih dikenal dengan ‘Arta’, menceritakan perihnya pengkhianatan dan cinta tak berbalas melalui lagunya yang berjudul ‘I Admit It’. Di lagu ini, dia mencoba untuk memahami posisinya saat sang mantan kekasih berhubungan dengan sahabat dekatnya, sambil tetap mencoba memproses rasa sakit yang dialaminya. Diproduseri oleh Some Randoms dan 88rising, Arta berusaha untuk menceritakan pengalamannya sambil tetap menjalani keseharian dan mengambil pelajaran dari pengalamannya melalui musik. “Saya harap semua yang mendengarkan lagu tidak hanya dapat memahami namun juga merasakan apa yang saya coba sampaikan,” ujar Arta.

Bagi musisi dan penulis lagu Marcello Laksono atau ‘cellosux’, lagunya yang berjudul ‘SSSTUPID’ merangkum berbagai hal bodoh yang dia sesali. cellosux berusaha mencari keseimbangan antara kejujuran dan introspeksi diri dalam menulis lagu, sambil tetap menjaga unsur fun dalam lagu. Dia menggunakan musik sebagai jurnal publik yang menampilkan kepribadiannya melalui berbagai lagu dengan gaya bedroom pop/garage band. “Saya belajar banyak dari menulis lagu ini, bahwa membuat kesalahan itu hal yang wajar dan lebih baik fokus untuk menjadi diri sendiri. Menjadi vulnerable dan lunak tanpa menjadi rapuh dalam berkarya, akan menjadi mantra saya ke depannya,” kata cellosux.

Finalis termuda, Devinta Trista memulai perjalanan musiknya sejak berumur 15 tahun di hadapan teman-teman gerejanya. Melalui lagu barunya ‘Fall Into You’, Devinta berbagi pengalaman jujur mengenai cinta dan bagaimana seseorang dapat jatuh cinta berkali-kali
Dokumen dengan penyebaran terbatas hanya untuk media

kepada orang yang sama. Musik menjadi salah satu pelariannya, yang membuat Devinta Trista bermimpi besar menjadi seorang penyanyi dan dapat berkolaborasi dengan penyanyi besar. “Bernyanyi dan merekam lagu ini membuat saya teringat akan berbagai kisah cinta di dunia ini, baik yang berakhir indah maupun yang berakhir dalam perpisahan,” ujar Devinta Trista.

Terinspirasi dari lagu-lagu R&B tahun 90-an dengan chord sederhana, ketukan yang mengajak bergoyang dan vokal penuh perasaan, Monéva menyanyikan sebuah lagu mengenai seorang perempuan yang jatuh cinta namun masih takut untuk mengungkapkan perasaannya. Sepanjang lagu ini, Monéva mendorong para perempuan untuk mengambil langkah pertama selama masih ada waktu. Melalui lagunya yang berjudul ‘Up’, Monéva mengajak pendengarnya untuk jadi lebih percaya diri, mempercayai intuisi dan tidak lupa untuk menikmati prosesnya. “Aku punya pengalaman yang mirip dengan lagu baruku ini; intinya kalau kamu memang sedang tertarik sama seseorang, jangan ragu untuk memberitahu mereka! Kamu tidak akan tahu perasaan dia jika tidak berani memulai,” tutup Monéva.