Bicara Musik

Drive Tepis Perbedaan dengan Lintas Cahaya
  • By : admin
  • 23 May 2019

Drive Tepis Perbedaan dengan Lintas Cahaya

Bicaramusik.id – Situasi politik yang akhir-akhir ini agak panas dan runyam mendorong DRIVE untuk menciptakan karya yang bertema persatuan. Lintas Cahaya pun lahir dengan harapan mampu mengusir  perbedaan dan hal-hal yang berbau fanatisme.

Budi, gitaris DRIVE  memaparkan bahwa Lintas Cahaya berarti lintas perbedaan dan lintas kebersamaan yang diharapkan untuk membawa persatuan. Budi berharap lewat lagu ini, siapapun presiden yang terpilih kelak bisa membawa Indonesia ke arah yang semakin positif. Tak hanya presiden, seluruh rakyat Indonesia pun harus lebih bersemangat dan jangan sampai ada yang meninggalkan dendam. Dygo, sang bassist turut menambahkan bahwa Lintas Cahaya merupakan ajakan moral untuk menjaga persatuan dan melupakan keributan.

Lewat lagu baru ini, DRIVE turut bereksperimen dengan rap, sesuatu yang sebelumnya tak ada di karya-karya mereka terdahulu. Untuk bagian rap, DRIVE menggandeng Beery Manoch dari St’Loco untuk berkolaborasi. Dari hasil kolaborasi ini, lahirlah Lintas Cahaya dengan irama anthem yang cocok dinyanyikan bersama-sama.

DRIVE memang terlihat sangat berkomitmen untuk berkarya menciptakan persatuan. Buktinya, tak hanya menciptakan lagu, mereka turut mempersiapkan artwork bertema persatuan untuk mendukung perilisan single ini.

“Artwork ini mengangkat tema Landmarks of Indonesia. Ini menunjukkan identitas-identitas Indonesia seperti Candi Borobudur, Raja Ampat, Jam Gadang, Monas dan lain-lain. Beberapa sudah kami posting di social media DRIVE dan artwork utamanya merupakan penggabungan dari seluruh artwork tersebut. Tujuan kami adalah agar perbedaan menjadi penguat rasa kebangsaan sebagai warga negara Indonesia”, ucap Budi.

DRIVE berharap lagu ini bisa diterima oleh masyarakat Indonesia sekaligus sebagai sarana untuk mengekspresikan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Sang vokalis, Rizki berharap karya dari DRIVE ini bisa menjadi pengingat pentingnya menjalin persatuan dalam kehidupan sehari-hari dan di kemudian hari. Menurut Rizki, bangsa dan negara bisa menjadi hebat jika dibangun bersama-sama tanpa memandang suku, agama ataupun kelompok.

 

 

 

Penulis : Teresa Simorangkir 

Editor : Antie Mauliawati