Bicara Musik

5 Film Musik Yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
  • By : admin
  • 2 May 2019

5 Film Musik Yang Bisa Kamu Tonton di Netflix

Bicaramusik.id – Kalau kamu membuka Netflix, mungkin kamu akan merasakan susahnya mencari film yang asik untuk ditonton. Padahal sebenarnya di Netflix itu banyak banget film bagus yang mungkin nggak setenar Bird Box atau The Umbrella Academy.

Untuk kamu pencinta musik, di Netflix ada sederet film yang perlu kamu tonton. Netflix sendiri secara khusus memproduksi film-film dokumenter dari ranah musik, contohnya film dokumenter tentang Taylor Swift dan Lady Gaga.

Di sini, saya mencoba mengurasi film-film musik di Netflix untuk kamu yang nge-rock. Semua film ini dipastikan ada untuk Netflix Indonesia.

Sikat!

 

Fyre Festival

Bayangkan sebuah festival musik yang lebih mewah dari DWP (Djakarta Warehouse Project) diadakan di sebuah Pulau terpencil nan eksotis. Seleb-seleb yang jadi influencer menggodamu untuk beli tiket festival tersebut dengan foto-foto pantai yang memukau. Namun, mendekati hari H, festival tersebut batal karena penyelenggara nggak berhasil mewujudkannya.

Itulah yang terjadi pada Fyre Festival di Amerika Serikat sana. Sudah banyak yang membeli tiket namun nyatanya, persiapan festival kacau balau. Film dokumenter ini menceritakan kekacauan tersebut dari sudut pandang para panitia penting yang terlibat.

Kamu yang tertarik dengan event organizing, atau sekadar penasaran dengan bagaimana aksi culas pengusaha EO, pasti akan suka menonton film ini. Penasaran kan pasti gimana kacaunya acara tersebut? Mending tonton deh buruan!

 

27: Gone Too Soon

Pernah mendengar istilah 27 Club? Yap, itu adalah sebuah kawanan yang anggotanya nggak tahu kalau mereka tergabung di dalamnya. Saking banyaknya rockstar yang meninggal di usia 27, istilah ini pun akhirnya dibuat.

Film dokumenter ini bercerita tentang para rockstar tersebut, dimulai dari Brian Jones, Jimi Hendrix, Jim Morrison, Kurt Cobain dan Amy Winehouse.

Film yang menyoroti perjalanan hidup para rockstars dan penyebab kematian mereka. Setelah kamu nonton film ini, kamu akan sadar bahwa kematian para rockstars di usia 27 ini nggak jauh-jauh dari masalah depresi, kesehatan mental, dan kecanduan obat terlarang atau alkohol.

 

Metallica: Some Kind of Monster

Setiap band mengalami masa jatuh-bangun, tak terkecuali band besar sekelas Metallica. Film keluaran tahun 2004 ini akan membawamu ke tiga tahun paling berat yang dihadapi oleh James Hetfield cs.

Kamu akan menyaksikan bagaimana mereka berjuang menghadapi masalah kecanduan, perubahan lineup, serangan dari fan, dan keputusan-keputusan personal para personel.

Lebih jauh lagi, kita bisa melihat lebih dekat bagaimana proses pembuatan album St. Anger. Yap, kamu pasti tahu dari mana asal judul dokumenter ini: salah satu lagu di album tersebut.

 

Keith Richards: Under the Influence

Ini adalah salah satu film dokumenter dari Netflix yang gress banget. Film ini bercerita tentang mengapa pak tua Keith Richards sang gitaris The Rolling Stones memilih untuk balik ke studio dan bikin album solo. Untuk yang belum tahu, beliau kelahiran tahun 1943 loh.

Film ini akan mengajakmu untuk mengikuti tur The Rolling Stones dari sudut pandang Keith, menonton proses pembuatan album di studio, dan menyimak Keith cerita tentang perjalanan kariernya. Tontonlah film ini agar kamu tahu gimana cara menjalani hidup rock n roll sampai tua. Menarik bukan?

 

The Dirt

Kalau kamu terpukau dengan cerita Queen di film Bohemian Rhapsody, saya jamin kamu akan suka dengan film The Dirt.  Film yang rilis pada 22 Maret ini bercerita tentang band glam metal Mötley Crüe.

Kamu akan Tahu bagaimana Nikki Sixx, Mick Mars, Vince Neil, dan Tommy Lee yang terkesan urakan dan nyeleneh bisa meroket di jagad musik rock n roll.

Film ini sebenernya Sudah direncanakan sejak 2006, ketika Paramount Pictures dan MTV Films membeli hak buku The Dirt: Confessions of the World’s Most Notorious Rock Band. Namun, proyek tersebut mentok bertahun-tahun sampai akhirnya Netflix muncul dan membeli hak tersebut.

Selamat menonton!

 

Penulis : Rizki Ramadan 

Editor : Antie Mauliawati